Alur kerja untuk jenis usaha Anda
Urutan ujung-ke-ujung untuk perdagangan ekspor, distribusi, jasa, dan manufaktur — beserta modul yang mengerjakan tiap tahapnya.
±3 menit baca
Saat perusahaan Anda disiapkan, Anda memilih satu jenis usaha. Pilihan itu menyalakan sekumpulan modul — dan modul itulah yang menentukan menu apa yang muncul di layar. Halaman ini memperlihatkan urutan kerjanya dari ujung ke ujung untuk tiap jenis usaha, supaya Anda tahu tahap mana yang dikerjakan di mana.
Perdagangan komoditas & ekspor
Alur terpanjang, dan satu-satunya yang dimulai dari kontrak. Kontraknya bukan formalitas: ia yang memegang pembeli, jumlah, harga, dan mata uang — dan setiap dokumen sesudahnya mewarisi keempatnya. Faktur sebuah kontrak karena itu tidak bisa menagih pihak lain.
1 · Kontrak
Perdagangan — pembeli, jumlah, harga, dan MATA UANG disepakati di sini. Seluruh dokumen sesudahnya mewarisinya.
2 · Beli & terima
Pembelian + Stok — barang masuk gudang. Bea masuk dan freight yang tagihannya menyusul menempel ke nilai persediaan.
3 · Kirim
Stok — surat jalan. Stok turun dan harga pokok penjualannya terbit saat itu juga.
4 · Dokumen ekspor
Dokumen — B/L, COO, sertifikat fumigasi; tersimpan menempel pada kontraknya.
5 · Tagih
Penjualan + Pajak — faktur mengikuti pihak dan mata uang kontraknya, lalu diekspor sebagai e-Faktur.
6 · Terima uang
Kas & Bank + Inti — pelunasan, cocokkan rekening, kunci bulan, laporan.
Distribusi & grosir
Sama-sama bergudang, tetapi tanpa lapisan ekspor: tidak ada kontrak berjangka, tidak ada penerima barang di pelabuhan tujuan, dan tidak ada arsip dokumen pelabuhan. Kesepakatannya adalah fakturnya sendiri, jadi alurnya mulai dari barang masuk gudang.
1 · Beli & terima
Pembelian + Stok — barang masuk gudang beserta harga belinya.
2 · Jual & kirim
Penjualan + Stok — faktur dan surat jalan. Tanpa kontrak berjangka: kesepakatannya adalah fakturnya sendiri.
3 · Terima uang
Kas & Bank — pelunasan, lalu pantau piutang yang belum masuk.
4 · Tutup buku
Inti + Pajak — cocokkan rekening, kunci bulan, e-Faktur, laporan.
Jasa & agensi
Tidak ada barang sama sekali, dan itu memendekkan alurnya paling banyak: tanpa stok, tanpa surat jalan, tanpa harga pokok persediaan. Yang dijual adalah pekerjaan, jadi tahap pertamanya langsung faktur. Biayanya datang dari sisi lain — jasa pihak ketiga, barang habis pakai, dan penyusutan peralatan.
1 · Tagih pekerjaan
Penjualan — langsung faktur. Tidak ada surat jalan sebab tidak ada barang yang berpindah.
2 · Catat biaya
Pembelian + Aset Tetap — jasa pihak ketiga, barang habis pakai, dan penyusutan peralatan.
3 · Terima uang
Kas & Bank — pelunasan dan pemantauan piutang.
4 · Tutup buku
Inti + Pajak — cocokkan rekening, kunci bulan, e-Faktur, laporan.
Manufaktur
Alur perdagangan, dengan satu tahap tambahan di tengahnya: mengubah barang menjadi barang lain. Sebuah pabrik tetap membeli, menjual, bergudang, dan mengekspor — jadi modulnya bukan himpunan yang lebih sempit, melainkan yang lebih luas.
1 · Beli bahan
Pembelian + Stok — bahan baku masuk gudang.
2 · Siapkan resep
Manufaktur — stasiun kerja beserta tarif upah & overhead per jam, lalu resep produksinya.
3 · Produksi
Manufaktur — bahan keluar ke Barang Dalam Proses, upah & overhead menyusul, lalu barang jadi masuk dengan harga pokok yang sungguhan terpakai.
4 · Jual & kirim
Penjualan + Stok — faktur dan surat jalan atas barang jadinya.
5 · Terima uang
Kas & Bank — pelunasan dan pemantauan piutang.
6 · Tutup buku
Inti + Pajak — cocokkan rekening, kunci bulan, laporan.
Kalau tidak satu pun cocok
Ada pilihan Kustom, dan ia sengaja tidak menyalakan modul apa pun selain inti akuntansi. Alasannya arah: menyalakan semuanya lalu meminta Anda mematikan yang tak dipakai akan meninggalkan sisa yang tidak bisa dibersihkan — akun yang terlanjur tersemai tetap tinggal, sebab akun yang pernah dipakai adalah dasar angka yang sudah terbit.
Arah sebaliknya aman dan lengkap: menyalakan sebuah modul kemudian membuat akun-akunnya lahir saat itu juga. Jadi mulailah dari yang Anda yakini, lalu tambahkan begitu kebutuhannya muncul.